Jagalah Allah, Kau Akan Dijaga-Nya



أخرجهالإمامأحمدفيمسندهوالترمذىفيسننهمنحديثإبنعباسقال:كنتخلف
رسول لله ص.مفقال:ياغلام!إنيأعلمككلمات:إحفظ للهيحفظك،إحفظ للهتجده
تجاهك،إذاسألتفاسأل للهفإذاستعنتفاستعنبا لله 
Hadist ini diriwayatkan Imam Ahmad  (1/ 293)  dan  At-Tirmidzi  (2516dengan derajat shahih.

Maksud Hadist

l. Jagalah Allah niscaya Allah akan  menjaga kamu


Maksudnya adalah jagalah hukum-hukum Allah, hak-hakNya, perintah- perintahNya dan larangan-laranganNya. Barang siapa yang berbuat spt ini maka ia disebut  menjaga Allah SWT [Surat Qaf 32 - 33].

Imam Ibnu Rajab Al-Hambali menuliskan
A. Perintah Allah yang harus dijaga :
1. Menjaga Sholat dan menjaga wudhu

*Perintah menjaga sholat [Surat Al-Baqarah 238]

*Menjaga sholat adalah ciri orang mukmin [Surat Al-Mu'minun 9]

*Menjaga sholat  adalah  doanya  Nabi Ibrahim  untuk  dirinya    daketurunannya [Surat Ibrahim : 40]

*Sholat adalah tiang agama, amal yang pertama kali dihisab (Al-Hadist) Menjaga Wudhu
Keutamaan   orang  yang  selalu  menjaga  wudhu  disebutkan  dalam hadits  berikut tentang Bilal yang dikabarkan  bahwa  suara  sandal beliau sudah terdengar di surga.

Dari Abu Buraidah,  Rasulullah shallallahu alaihi wa salam di pagi hari memanggil Bilal lalu berkata,

Wahai Bilal, kenapa engkau mendahuluiku masuk surga? Aku tidaklah masuk surga sama sekali melainkan aku mendengar suara sendalmu di  hadapanku. Aku memasuki  surga  di malam hari dan aku dengar suara sendalmu di hadapanku.

Bilal menjawab,


Wahai Rasulullah,  aku  biasa  tidak  meninggalkan  shalat  dua  rakaat sedikit pun. Setiap kali aku berhadats,  aku lantas berwudhu dan aku membebani diriku dengan shalat dua rakaat setelah itu. (HR. Tirmidzi no. 3689  dan Ahmad 5: 354.  Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits tersebut hasan)

Syaikh Abu Malik dalam Fiqhus Sunnah lin Nisaa (hal. 49) menyatakan bahwa  disunnahkan berwudhu  setiap  kali  wudhu  tersebut  batal karena adanya hadats.

Imam  Nawawi  rahimahulla menyatakan Disunnahkan  menjaga wudhu atau diri dalam keadaan suci. Termasuk juga kala tidur dalam keadaan suci. (Kitab Matan Al Idhoh, hal. 20).

2. Menjaga pendengaran, penglihatan dan hati


[Surat Al-Isra' 36], [Surat Al-A'raf 179], [Surat An-Nur 30]


3. Menjaga kemaluan


Perintah menjaga kemaluan [Surat Al-Ahzab 30-31],  [Al-Mukminun 5-7]


4. Menjaga Lidah/ Lisan.


Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir [Qaf : 18].

Dan orang-orang  yang menyakiti orang-orang  mumin  dan muminat tanpa  kesalahan yang mereka perbuat,  maka sesunguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata [Al-Ahzab : 58]

5. Menjaga Amanah


Rasulullah SAW dalam haditsnya:

ﻥﺎﻤﻳﺇ ﻦﻤﻟ ﻧﺎﻣﺃ ﻪﻟ

Tidak (sempurna) iman seseorang yang tidak amanah. (HR. Ahmad).


Amanah  cakupannya sangat luas : Amanah  kepemimpinanamanah keluarga, amanah ilmu, amanah harta dll.


II. Allah akan menjagamu



1. Menjaga kemaslahatan dunianya.
A. menjaga dirinya dan keluarganya.
Allah menjaga Ibunda Hajar dan Putranya Ismail.
Allah menjaga  Rasul SAW dan Abu Bakar dari musuh-musuhnya  saat hijrah.
Bisa  jadi   Allamenjaga    seorang   hamba   sepeninggalnya   dengan menjaga anak keturunannya sebagaimana firman Allah SWT :

Adapun  dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta  benda simpanan bagi mereka berdua,  sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya  mereka  sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan  simpanannya  itu, sebagai rahmat  dari Tuhanmu; [Surat Al-Kahf 82]

Ibn Abbas  berpendapa anak  yatim  tersebu dijaga  Allah  krn kesalehan orangtuanya.

Sa'id ibnu Musayib berkata  kepada anaknya  : "Aku menambah rakaat sholatku untukmu karena  Aku  berharap  engkau dijaga", kemudian beliau  membaca firman Allah Alkahfi 82).

Umar bin Abdul Aziz berkata :" Bila seorang mukmin wafat maka Allah

SWT akan menjaga keturunannya"


Diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani di Al-Kabir hadits no 6432  dengan sanadnya Hasan bahwa Safinah  mantan  budak Nabi SAW kapalnya pecah dan terdampar di  sebuah pulau. Di sana dia ditemani seekor singa yang selalu menjaganya dan menuntutnya keluar dari pulau tersebut. Al-Hakim dan Ad-Dzahabi mensahihkannya.

B. menjaga iman dan agamanya.


yang  dimaksu adalah   Allah  menjaga  kehidupan  hamba  tsb  dari perkara yang haram, syubhat dan syahwat yang melalaikan. Allah jaga agamanya sampai dia wafat dalam keimanannya dan husnul khotimah.

Allah menjaga agama Nabi Yusuf AS dari perbuatan keji :


Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.[Surat Yusuf 24]

Firman Allah SWT :


Hai orang-orang  yang beriman,  penuhilah seruan Allah dan  seruan Rasul apabila Rasul menyeru  kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara  manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada- Nya-lah kamu akan dikumpulkan.[Surat Al-Anfal 24]

Ibnu Abbas RA berkomentar tentang ayat tersebut :" Allah membatasi antara  orang mukmin dengan maksiat yang menyeretnya ke  neraka (Ibnu Jarir At-Thobari dalam Jamiul Bayan hadis 15880  dan 15881).


III. Jagalah Allah niscaya engkau akan dapati Allah di depanmu



Maksud dia akan bersama  Allah (maiyatullah) dalam kondisi apapun. Allah akan  menjaga, menolong  dan  membimbingnya.[Surat  An-Nahl
128]


Imam  Qotadah  berkat  "Baran siapa   bertaqw mak Allah bersamanya. Dialah penjaga yang tidak pernah tidur dan pemberi petunjuk yang tidak pernah menyesatkan".

Maiyatullah diberikan kepada Nabi Musa dan Harun :


"Berkatalah mereka berdua: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan melampaui batas".[Surat Ta-Ha 45 - 46]

IV. Jika engkau meminta  mintalah  kepada Allah, Jika engkau minta pertolongan minta tolonglah kepada Allah SWT.


Maksudnya seorang hamba hendaklah meminta hanya kepada Alladan bergantung kepada-Nya.[Surat An-Nisa' 32], [Surat Ghafir 60].


Nabi SAW bersabda  :Sungguh salah seorang diantara kalian akan memohon kebutuhan kepada Rabnya, hingga ia memohon garam, sampai tali sandal yg putus pun ia akan meminta kepada-Nya. Hadits ini lebih shahih dari hadis Qathn dari Ja'far bin Sulaiman. [HR. Tirmidzi No.3537].
Oldest